Pembiayaan pendidikan

                                            MAKALAH

JENIS KONSEP DAN FUNGSI PEMBIAYAAN DALAM PENDIDIKAN


Disusun Oleh :

Hengky Indra
1710246006



PROGRAM PASCASARJANA ADMINISTRASI PENDIDIKAN

UNIVERSITAS RIAU

DAFTAR ISI
                                                                                                            Halaman
Bab I Pendahuluan................................................................................. 2
A.     Latar belakang............................................................................ 2
Bab II Pembahasan................................................................................ 3
A.     Pengertian Biaya Pendidikan...................................................... 3
B.     Jenis-Jenis Biaya Pendidikan..................................................... 3
C.     Konsep Biaya Pendidikan.......................................................... 3
D.     Fungsi Biaya Dalam Pendidikan................................................. 4
Bab III Kesimpulan................................................................................ 5
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Didalam lembaga pendidikan ada yang namanya admistrasi pendidikan dimana administrasi pendidikan ini sangat penting yang tidak bisa dihilangkan. Pada hakikatnya merupakan upaya membangun budaya dan peradaban bangsa. Suatu lembaga akan dapat berfungsi dengan memadai jika memiliki sistem manajemen yaang didukung dengan SDM, dana/biaya dan sarana dan prasarana.
Dalam UU No.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional sangat jelas dinyatakan dimana fungsi dan tujuan pendidikan nasional adalah penyelenggaraan pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri.
Pembiayaan pendidikan merupakan suatu konsep yang seharusnya ada dan tidak dapat dipahami tanpa mengkaji konsep-konsep yang mendasarinya. Ada anggapan bahwa membicarakan pembiayaan pendidikan tidak lepas dari persoalan ekonomi pendidikan.secara umum pembiayaan pendidikan adalah sebuah kompleksitas, yang didalamnya akan terdapat saling keterkaitan pada setiap komponen, yang memiliki rentang yang bersikap mikro (satuan pendidikan) hingga yang makro (nasional), yang meliputi sumber-sumber pembiayaan pendidikan, sistem dan mekannisme.
BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Biaya Pendidikan
Biaya pendidikan memiliki cakupan yang luas yaitu semua jenis pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam bentuk uang maupun barang dan tenaga yang dapat dihargakan uang (Dedi Supriadi, 2004:3).
Dari rangkaian di atas makna dari biaya pendidikan adalah segala sesuatu yang berhubunan dengan pengeluaran agar dapat mempelancar jalannya pendidikan disuatu lembaga atau instansi yang berhubungan dengan pendidikan.
B.     Jenis-Jenis Biaya Dalam Pendidikan
Jenis-Jenis biaya yang dimaksud dalam pendidikan yakni biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost). Biaya langsung yaitu segala pengeluaran yang secara langsung mempengaruhi atau menunjang penyelenggaraan pendidikan sedangkan biaya tidak langsung yaitu segala yang secara tidak langsung menunjang penyelenggaraan pendidikan tetapi memungkinkan terjadinya proses pendidikan (Dedi Supriyadi, 2003:4).
Disini yang dimaksud dengan biaya langsung adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk keperluan pelaksanaan pengajaran seperti pembelian alat-alat pembelajaran, penyediaan sarana pembelajaran, biaya transportasi, gaji guru, baik yang dikeluarkan pemerintah, maupun orang tua, sedangkan biaya tidak langsung dapat dicontohkan seperti uang jajan siswa, pembelian peralatan sekolah dan lain-lain.
C.     Konsep biaya dalam pendidikan
Sebelum kita mengetahui tentang konsep pendidikan kita wajib mengetahui terlebih Dahulu jenis-jenis biaya dalam pendidikan. Jenis-jenis biaya pendidikan dibagi menjadi
1. Biaya satuan pendidikan adalah biaya penyelenggaraan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan yang meliputi biaya investasi, biaya operasional, bantuan biaya pendidikan dan beasiswa.
2. Biaya penyelenggaraan dan pengelolahan pendidikan adalah biaya penyelenggaraan  dan pengelolahan oleh pemerintah, pemprov, pemko, atau penyelenggaraan pendidikan yang didirikan masyarakat/yayasan.
3. Biaya pribadi peserta didik adalah biaya operasional yang meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.
D. Fungsi Biaya Dalam Pendidikan
            Agar suatu satuan pendidikan dapat berjalan dengan baik maka harus ada fungsi, begitu pula dalam pembiayaan harus ada fungsi. Fungsi pembiayaan dalam pendidikan adalah sebagai alat untuk perencanaan dan pengendalian juga merupakan alat bantu dalam mengarahkan suatu lembaga menempatkan organisasi dalam mencapai sasaran lembaga. Apabila dilihat dari perkembangannya biaya memiliki fungsi yaitu : sebagai alat penaksir, sebagai alat otoritasi pengeluaran dana, dan sebagai alat efesiensi.
Dari uraian diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa fungsi biaya pendidikan adalah sebagai penunjang dalam suatu lembaga agar berjalan dengan baik.

BAB III
KESIMPULAN
Pembiayaan dalam pendidikan adalah semua pengeluaran yang memiliki kaitan langsung dengan penyelenggaraan pendidikan. Anggaran pembiayaan pendidikan terdiri dari dua sisi yang berkaitan satu sama lain, yaitu sisi anggaran penerimaan dan anggaran pengeluaran untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan.
Anggaran atau pembiayaan pendidikan diperlukan karena anggaran pendidikan merupakan salah satu elemen penting untuk menunjang jalannya seluruh pelaksanaan pendidikan. Pembiayaan pendidikan berasal dari beberapa sumber, antara lain pemerintah pusat dan daerah, orang tua peserta didik, masyarakat, pihak lain serta dari dana sendiri yang halal. Fungsi anggaran disamping sebagai alat untuk perencanaan dan pengendalian juga merupakan alat bantu dalam mengarahkan suatu lembaga menempatkan organisasi dalam posisi yang kuat atau lemah .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar